Jadi Cuek biar didoakan yang baik-baik

Pengalaman banget, atau mungkin sudah dari dasarnya saya begini, cuek itu nyaman. Cuek itu menghindarkan dari jatuh terlalu dalam suatu bahaya akibat perkumpulan satu tipe orang yang menganggap dirinya lebih baik dari orang lainnya, atau menggosip. Kelebihannya, cuek itu justru membangkitkan orang-orang untuk berspekulasi alias tergoda untuk menebak-nebak, "Who am I?, yang jelas jawabannya bukan "I'm Spiderman" kata kang Toby sewaktu menjabat Spiderman 1-2-3.

"Eh.. Kayanya dia orang kaya, hidupnya santai ga ada masalah kelihatannya.."
"Eh.. Jadi dia enak ya, ga keliatan susah kayanya.."
"Eh.. Kayanya hidupnya beruntung banget ya.."
Sering banget kan kita itu punya pemikiran begini kalau mengenal atau setidaknya bertemu orang yang ya... kelihatannya fine-fine aja kehidupannya. Nah, ini dia, bisa jadi ucapan dari pemikiran tersebut menjadi doa yang tidak sengaja kita ucapkan kepada orang itu. Sering dengar kan bahwa ucapan itu adalah doa? Meski yang kita ucapkan merupakan cletukan-cletukan sesaat, tapi bisa jadi dari sinilah doa untuk orang yang kita 'gunjingkan' terdengar dan tersampaikan secara tidak langsung.

Dari Abi Hurairah, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya seorang hamba yang berbicara dengan kata-kata yang diridhai Allah ’Azza wa Jalla tanpa berpikir panjang, Allah akan mengangkatnya beberapa derajat dengan kata-katanya itu. Dan seorang hamba yang berbicara dengan kata-kata yang dimurkai Allah tanpa berpikir panjang, Allah akan menjerumuskannya ke neraka Jahannam dengan kata-katanya itu”.(HR Bukhari, Ahmad, dan Malik)

Maka, agar didoakan yang baik-baik oleh orang sekitar, teman, atau bahkan orang yang tidak menyukai kita, cukuplah menjadi cuek. Cuek atas sikap yang tidak menyenangkan yang kita terima. Tidak perlu membalas perlakuan yang sekiranya tidak baik kepada kita, biarkan saja seolah tidak terjadi apa-apa dengan begitu setidaknya tidak akan memperkeruh suasana.

HINDARI BERKELUH KESAH DI SOSIAL MEDIA! Karena itu yang mereka, orang yang sirik inginkan. Ingat, tidak semua orang yang mengenal kita itu menyukai kita. Tidak semua yang namanya teman, betul-betul suka dengan kepribadian kita.
Tahu kan bagaimana tanggapan-tanggapan netizen jika ada artis yang update postingan di instagram? Beragam, ada yang pro dan kontra. Ya kira-kira seperti itulah, apalagi jika berkeluh kesah. Keluhan kita di sosial media hanya akan menjadi bahan kepuasan mereka karena menunjukkan kesusahan yang sedang dialami.


So, keep it cool. Stop spamming your problems. Yuk cuek biar didoakan yang baik-baik.. !

Komentar

Paling menarik

Sebuah testimoni untuk Dilan dariku yang tumbuh di '90 (bagian kedua)

Dilaporkan Langsung dari Kendari

“Emang besok hari apa sih?”