Bedah Kiat-Kiat Tertarik Membaca Buku

Berikut adalah kiat-kiat agar menjadi pribadi yang senang membaca buku, bukan rajin, karena tanpa senang terlebih dulu maka tidak akan timbul rajin.

  1. Pahami diri agar kenal dengan tipe buku seperti apa yang menarik untuk dibaca
  2. Beli atau minimal pinjam buku tersebut, karena tanpa memilikinya tentu susah untuk dibaca

Di atas, baru saja dibahas kiat-kiat agar tertarik membaca buku, yang sebenarnya adalah kiat standar. Everyone can do that with or without those tips.

Baru-baru ini aku membaca sebuah buku, meski baru selesai beberapa lembar halaman pada bagian pertama, yang ternyata isinya menarik dan membuat ketagihan untuk dibaca sampai habis. Tahun-tahun terakhir ini memang baru saja ku mulai membaca lagi, setelah tiga novel teenlit Dilan tentunya (baca juga Sebuah testimoni untuk Dilan dariku yang tumbuh di '90). Buku berikutnya yang sedang ku baca adalah Teknik Pengajaran Keterampilan Berbahasa karya duo Tarigan (Djago Tarigan dan Henry Guntur Tarigan).

Sebenarnya secara tak sengaja aku harus membacanya, karena tahun ini aku (red: Dosen) diharuskan untuk membuat tulisan berupa artikel seputar pengajaran ditujukan untuk mengikuti seminar berbahasa Perancis. Aku tidak tahu apa yang harus ku tulis karena pikiranku cukup banyak terbagi. Tapi tersadar agar dapat menemukan masalah yang dapat dijadikan sebagai bahan tulisan, maka aku mendatangi perpustakaan, tentunya setelah satu bulan pemikiran.
"Bila buku adalah jendela dunia, maka perpustakaan adalah dunia itu sendiri."
Untuk dapat mengintip jendela dunia maka aku harus pergi mengunjunginya. Segera aku dapatkan lima buku yang sangat menarik untuk ku baca. Buku-buku ini tidak jauh dari ilmu pengetahuan yang ku geluti yaitu pendidikan bahasa. Dan aku menikmati nostalgia di dalamnya ketika aku ingat saat-saat kuliah dulu.

Ku bilang, aku membacanya meski baru selesai beberapa lembar halaman pada bagian pertama. Maka kiat-kiat yang sebenarnya penting untuk diketahui agar tertarik membaca buku adalah dengan mau memulainya terlebih dahulu. Memulai untuk membaca buku yang disukai. Dengan begitu rasa tertarik dan rajin akan muncul seiring dengan proses pembacaan tersebut. Dan aku mengalaminya...

Buku tebal penuh tulisan, tanpa ilustrasi, tanpa gambar, sudah tentu membuat yang membacanya jenuh, sudah tentu akan dihindari untuk dibaca. Don't judge the book by its cover. Secara literal, memang seharusnya jangan menentukan bagus atau tidaknya buku dari bagian depannya. Siapa yang tahu kalau isi dibaliknya itu menarik. Maka ada baiknya ikuti peribahasa tadi.

Terakhir, aku sendiri bukan seorang yang senang membaca. Tapi lain hal jika sudah ku mulai membaca sebuah buku, maka akan 'kuhabiskan' buku itu dalam waktu sesingkat-singkatnya. Bagaimana bisa? Percaya deh, kalian juga akan begitu ketika sudah membaca buku yang membuat kalian penasaran bagaimana akhir dari bagian buku itu.

Komentar

Paling menarik

Sebuah testimoni untuk Dilan dariku yang tumbuh di '90 (bagian kedua)

Dilaporkan Langsung dari Kendari

“Emang besok hari apa sih?”